Pacu Sektor Pariwisata di Era New Normal Kabupaten Gresik Tonjolkan Wisata Alam
Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menyatakan, pembukaan itu diharapkan bisa menjadi percontohan normal baru di Gresik. Tokoh kelahiran Desa Lowayu, Kecamatan Dukun, itu sejak awal memiliki komitmen kuat memajukan sektor pariwisata di Kota Wali. Mengingat potensinya yang begitu luar biasa.
”Namun, karena suasana pandemi yang belum berlalu, semua persiapan harus matang. Masyarakat juga wajib disiplin menerapkan protokol kesehatan,” kata Sambari.
Selama new normal, terdapat pembatasan jumlah pengunjung 50 persen dari kapasitas normal. Thermogun, bilik disinfektan, masker, dan tempat cuci tangan juga disediakan di destinasi. Pengelola objek pariwisata juga wajib menandatangani surat pertanggungjawaban mutlak demi menjaga komitmen bersama.
Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kabupaten Gresik Agustin Halomoan Sinaga menyampaikan bahwa pihaknya memantau penerapan protokol tersebut setiap Sabtu atau Minggu. Jika pengelola lalai, dia tak segan memberikan surat peringatan.
”Sebelum resmi dibuka, kami meninjau objek tersebut. Jika fasilitas penunjang pelaksanaan protokol kesehatannya sudah ada, kami berikan izin. Namun, tak tertutup kemungkinan izin dicabut jika saat monitoring terjadi kelalaian,” ujar Sinaga.
Konsep Wisata Out of The Box
Kini delapan objek wisata telah dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan. Mulai Pantai Delegan, Bukit Kapur Sekapuk Setigi, Wisata Alam Gosari, Malindo, kolam renang bajak laut, hingga Lontar Sewu di Menganti. ”Sisanya, ada wisata religi, yakni Sunan Giri dan Sunan Maulana Malik Ibrahim. Untuk sementara, keduanya masih dikhususkan bagi warga Gresik,” kata Sinaga.
Destinasi lain yang kini hit di media sosial adalah Bukit Kapur Sekapuk Setigi di Kecamatan Ujungpangkah. Konsepnya yang out of the box diakui Gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat berkunjung ke Setigi bulan lalu.
Setigi mempunyai beberapa fasilitas. Di antaranya, pahatan gerbang ghoib, patung semar, jembatan peradaban, candi topeng Nusantara, miniatur masjid persia, air terjun, telaga warna, nogo giri pancoran, dan gazebo tradisional tempat berteduh.
Pengunjung juga dimanjakan dengan alat transportasi cikar. Masyarakat juga sudah dapat menikmati pesona Pulau Bawean. Namun, masyarakat luar Gresik harus menunjukkan surat bebas Covid-19 jika ingin berkunjung. Bersepeda keliling pulau, menikmati kuliner khas, mengagumi flora-fauna, dan snorkeling menjadi beberapa kegiatan favorit wisatawan di sana.
Sumber : jawapos.com
